Hukum menikahi perempuan yang sedang hamil diperinci sebagai berikut:
1. Jika perempuan tersebut hamil dari hubungan di luar nikah (zina), maka pernikahannya sah namun makruh. Jika hamil dari pernikahan yang sah seperti dari suami sebelumnya yang meninggal dunia atau mentalaknya dalam keadaan hamil, maka tidak sah karena masih dalam masa iddah. Suami tetap boleh untuk melakukan hubungan suami-istri dengannya setelah melangsungkan akad.
2. Status anak yang dilahirkan diperinci sebagai berikut:
3. Jika dilahirkan lebih dari enam bulan dan kurang dari empat tahun setelah akad nikahnya, maka ada dua keadaan.
Jumat, 15 November 2013
Sabtu, 19 Oktober 2013
Ingat mati..!! Karena Mati Tak akan melupakanmu..
Rasul Saw mengingatkan pada kita: "Cukuplah kematian sebagai peringatanbagimu". Memang kematian adalah nasehat yang lebih tajam daripada nasehatlisan. Sungguh setiap kita sebagai mahluk_Nya sudah divonis mati bahkan sebelumkelahiran kita, "Setiap yang berjiwa pasti mati"
Jika seorang manusia sudah tidak lagi mempan dingatkandengan lisan, maka mengingatkannya dengan kematian adalah sebaik-baiknyanasehat.
Dan bila kematianpun tidak membuatnya ingat pada Allah &kembali ke jalan yang Dia ridhoi, maka sungguh mereka adalah orang celaka.Tidak kah kalian iangat akan firman Allah Swt dalam penggalan surat Ali_Imron.145.
Dan setiap kita sudah ada jadwal kematian, "Tidaklahsuatu jiwa mati kecuali sudah ada kitab ajalnya"
Kita tinggal menunggu giliran, kapan ajal akan menjemputkita,,? Tanah kubur sudah menanti kedatangan kita. Maka dari itu siapkanlahsegala sesuatu dari pada kebutuhan untuk hidup di alam kubur & akhiratkelak, perbanyaklah amal kebaikan, ilmu yang manfaat, dan tinggalkanlah darikita putra-putri yang sholeh sholehah, agar do'a mereka senantiasa menemanikita dialam kubur & akhirat kelak
Selasa, 18 Juni 2013
Sebelum yang 5 Datang
Sebelum datang 5 yang
lain.....
Dalam hadits Nabi Muhammad SAW: ”Gunakanlah 5 perkara sebelum 5 perkara yang lain: Masa mudamu sebelum masa tuamu. Sehatmu sebelum sakitmu. Kayamu sebelum miskinmu. Senggangmu sebelum sempitmu. Dan hidupmu sebelum matimu.(HR. Hakiem)
”Dalam hadits ini jelaslah bagi qta untuk jangan menyia²kan waktu yang qta miliki saat ini, sebelum datang waktu 5 yang lain.
-Yang pertama adalah masa muda sebelum datang masa tua. Pelajaran penting yang dapat qta ambil adalah bahwa masa muda merupakan masa yang penuh dengan semangat & energik, serta kekuatan. Maka sayang apabila waktu muda disia² untuk aktivitas yang tidak bermanfaat.
Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Jiwa muda yang penuh gelora ini harus dimanfaatkan dengan baik, menuntut ilmu, mendekatkan diri kepada اللّهُ & Rosulullah. Agar sedini mungkin qta dapat mengetahui mana perbuatan yang baik & mana perbuatan yang buruk, mana yang halal & mana yang haram.
Pemuda yang bijak tentu tidak akan menyia² waktu² nya untuk berbuat sesuatu yang tidak manfaat baginya baik didunia maupun diakhirat. Dia akan slalu menggunakan waktunya untuk mendalami ilmu agama.
Bersambung.............
Dalam hadits Nabi Muhammad SAW: ”Gunakanlah 5 perkara sebelum 5 perkara yang lain: Masa mudamu sebelum masa tuamu. Sehatmu sebelum sakitmu. Kayamu sebelum miskinmu. Senggangmu sebelum sempitmu. Dan hidupmu sebelum matimu.(HR. Hakiem)
”Dalam hadits ini jelaslah bagi qta untuk jangan menyia²kan waktu yang qta miliki saat ini, sebelum datang waktu 5 yang lain.
-Yang pertama adalah masa muda sebelum datang masa tua. Pelajaran penting yang dapat qta ambil adalah bahwa masa muda merupakan masa yang penuh dengan semangat & energik, serta kekuatan. Maka sayang apabila waktu muda disia² untuk aktivitas yang tidak bermanfaat.
Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Jiwa muda yang penuh gelora ini harus dimanfaatkan dengan baik, menuntut ilmu, mendekatkan diri kepada اللّهُ & Rosulullah. Agar sedini mungkin qta dapat mengetahui mana perbuatan yang baik & mana perbuatan yang buruk, mana yang halal & mana yang haram.
Pemuda yang bijak tentu tidak akan menyia² waktu² nya untuk berbuat sesuatu yang tidak manfaat baginya baik didunia maupun diakhirat. Dia akan slalu menggunakan waktunya untuk mendalami ilmu agama.
Bersambung.............
Senin, 27 Mei 2013
Bersihkan dirimu dari Dosa
Ibnu Atha'illah
Jika ingin selamat dalam kehidupan
dunia ini, jauhilah dosa, baik yang terang-terangan maupun yang tersamar.
Janganlah beristighfar atas dosa tersebut, lalu kembali melakukannya.
Perumpamaan orang yang banyak melakukan istighfar, tetapi masih mengulangi dosa-dosanya,
seperti orang yang banyak minum obat, tetapi juga sering meminum racun.
Nasihatilah dia dengan berkata,”Bisa jadi sebelum meminum obat, engkau sudah
keburu mati lebih dahulu. Bisa jadi ajal datang setelah engkau berbuat dosa,
padahal engkau belum sempat bertaubat. Sehingga engkau pun mati dalam kondisi
maksiat dan berdosa. Sungguh, ini adalah bahaya besar….”
Siapa pun yang enggan meninggalkan perbuatan terlarang, percuma ia melakukan kewajiban-kewajiban. Ibarat orang yang sakit, selama ia tidak menahan diri dari makanan yang dilarang dan tidak melakukan diet, percuma ia meminum obat. Ibarat orang yang membersihkan pakaiannya, sementara ia jatuhkan dirinya ke dalam kubangan lumpur. Mana mungkin pakaiannya bisa bersih?
Siapa pun yang enggan meninggalkan perbuatan terlarang, percuma ia melakukan kewajiban-kewajiban. Ibarat orang yang sakit, selama ia tidak menahan diri dari makanan yang dilarang dan tidak melakukan diet, percuma ia meminum obat. Ibarat orang yang membersihkan pakaiannya, sementara ia jatuhkan dirinya ke dalam kubangan lumpur. Mana mungkin pakaiannya bisa bersih?




